Setelah Berhasil Ditemukan, 7 Orang Pendaki Gunung Gandang Dewata Dievakuasi ke RSUD Mamasa

GlobalSulbar.com, Mamasa – Tujuh orang Pendaki Gunung Gandang Dewata yang sebelumnya dilaporkan mengalami masalah dan tak mampu melanjutkan perjalanan ke posko utama berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dalam keadaan selamat, Rabu, 14 Februari 2024.

Adapun Kronologi kejadian berawal pada Senin, 5 Februari 2024, dimana kedelapan pendaki naik ke Gunung Gandang Dewata, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa.

Namun, pada tanggal 12 Februari 2024 salah satu pendaki berhasil kembali ke posko utama dan melaporkan bahwa ketujuh rekannya bermasalah akibat kelelahan dan badai di Pos 5 gunung gandang dewata.

Rekan korban yang melapor bernama Alfian Arif (23), sementara ketujuh rekannya benama Ahmad Mushawwir (22), Mustaqim (22),  Muh. Anugrah (21) Ansar Rabe (21), Iman (21), A’an Wirangga (21), dan Andi Shirat (21).

Kemudian, kalaksa BPBD Mamasa segera melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas Mamuju untuk segera melakukan proses evakuasi, dini hari kemaren pukul 02.45 WITA. Selasa, 13 Februari 2024.

Setelah menerima laporan tersebut, Kasie Operasi dan Siaga BASARNAS Mamuju Aswandi, segera mengerahkan personelnya untuk segera ke lokasi guna melaksanakan operasi SAR.

Setelah berada di lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan instansi setempat, selanjutnya tim SAR gabungan bergegas ke lokasi korban sesuai jalur pendakian dengan membagi menjadi 2 SRU (Search and Rescue Unit).

Komandan Tim Rescue Devis Weken juga berkomunikasi dengan Alfian Arif, yang merupakan rekan ketujuh korban yang berhasil turun sampai ke posko utama.

Menurut Devis, ketujuh rekan Alfian itu tak lagi mampu melanjutkan perjalanan karena kondisi lemas kekurangan ransum sejak 2 hari yang lalu, kedua rekannya mengalami masalah pada kaki dan ada pula yang sakit maag, sehingga alfian yang fisiknya masih kuat bergegas turun untuk meminta bantuan.

Ia menjelaskan, dalam pendakian menyusul korban, Sekitar pukul 12.30 WITA, SRU 1 berhasil menemukan seluruh korban dalam kondisi lemas di Pos 3, selanjutnya melakukan penanganan medis dan memberikan logistik berupa makanan untuk pemulihan.

Kemudian membawa korban kembali turun ke posko utama, SRU 1 dan SRU 2 bertemu di Pos 2, selanjutnya melaksanakan Evakuasi secara estafet.

Devis menuturkan, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seluruh korban dalam keadaan selamat ke posko utama dan selanjutnya di evakuasi ke RSUD Mamasa. Pukul 23.00 WITA, ketujuh korban tiba di Rumah sakit Daerah Mamasa.

Dirinya juga menambahkan, Unsur potensi SAR yang terlibat evakuasi korban diantaranya Kodim 1428/Mamasa, Polres Mamasa, BPBD Kab. Mamasa, KPA Katulistiwa, KPA MPB, KPA Mambulilling, KPA MMP, KPA Jeram, BKSDA Mamasa, Masyarakat Mitra Polhut, aparat desa setempat dan masyarakat.

Dengan dievakuasinya seluruh korban dalam keadaan selamat, maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Kepada unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing dengan ucapan terima kasih atas kerjasamanya. **

(Kalam)

Pos terkait