GlobalSulbar.com, Mamuju – Demisioner Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Kalumpang Raya (Hipmakar), Aco Riswan, berharap kasus penganiayaan yang terjadi di Dusun Buallo, Desa Karataun, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju tidak kembali terulang.
“Saya berharap kasus penganiayaan yang terjadi di Kecamatan Kalumpang, tepatnya di Desa Karataun, Dusun Buallo, tidak terjadi lagi di kemudian hari” kata Aco Riswan saat dihubungi via, WhatsAap, Sabtu, (8/7).
Menurutnya, Desa Karataun adalah Desa yang sangat maju di banding dengan beberapa Desa lainnya meskipun bukan sentuhan langsung dari pemerintah tapi dari potensi alam yg melimpah yang di manfaatkan oleh masyarakatnya”
“sehingga sangat disayangkan apabila terjadi kasus penganiayaan yang mengkibatkan korban meninggal dunia, hal ini harus menjadi perhatian kita bersama untuk membenahi Daerah kita khususnya anak mudah pastinya” tutur Aco Riswan
Ia mengakui, pernah mengunjungi Desa Karataun, dan baginya Masyarakatnya sangat ramah jika kita pandai berkomunikasi dengan mereka, namun dari pertemuan itu dirinya banyak menangkap beberapa poin yaitu terkait masalah perhatian pemerintah dari sisi infrastruktur jalan yang sangat memprihatinkan” akunya
Dirinya juga mengungkapkan, terkait Persoalan keributan yang terjadi di Dusun Buallo, ia tidak terlalu menyalahkan masyakarat tetapi lebih menyayangkan karena memang selama ini kurangnya edukasi yang dilakukan oleh pemerintah”
“Harusnya kita belajar dari beberapa peristiwa yang selama ini terjadi di Daerah Kecamatan Bonehau dan Kalumpang yang juga memakan korban jiwa saya kira ini patut di antisipasi” ungkapnya
Lebih jauh, ia menjelaskan, pada momentum Politik 2024 mendatang hal demikian juga perlu di antisipasi mucul karena tekanan Sosial juga meningkat sehingga sangat rawan hal – hal yang tidak di inginkan terjadi”
“Solusi terbaik yang harus dilakukan oleh pihak pemerintah baik dari Desa sampai Provinsi harus memperbanyak sosialisasi sebagai upaya pencegahan konflik khususnya Daerah kami”
“Juga sangat perlu saya ingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga diri dari Provokasi dari luar karena tidak sedikit yang menginginkan kita bangkit dari keterpurukan”
“Terkahir saya menitip pesan kepada teman – teman pemuda dan Mahasiswa untuk menjadi garda terdepan sebagai kontrol sosial demi menjaga budaya, harkat, dan martabat Daerah, adat kita tercinta, karena kalau bukan kita generasi hari ini maka siapa lagi dan kalau bukan sekarang kapan lagi” jelas Aco Riswan
(Kalam)






