GlobalSulbar.com, Mamuju – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri menyambangi Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Barat.
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial P3A dan PMD Sulbar, Darmawati, di ruang kerjanya, Senin, 19 Januari 2026.
Pada kesempatan itu, kedua belah pihak membahas sejumlah peluang kerja sama, khususnya dalam upaya pencegahan paham radikalisme serta penguatan ketahanan sosial masyarakat.
Pihak Densus 88 menyampaikan pentingnya peran dinas sosial dalam pendekatan preventif melalui program-program pemberdayaan masyarakat, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan peran desa untuk mendukung Visi Misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama Wakilnya, Salim S. Mengga, terkait ”pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial”.
Sementara itu, Plt Kadis Sosial P3A dan PMD Sulbar, Darmawati, menyambut baik kunjungan silaturahmi tersebut dan menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung langkah-langkah pencegahan yang bersifat edukatif dan humanis.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan silaturahmi dari Densus 88. Ini menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi dan membuka peluang kerja sama, khususnya dalam penguatan ketahanan sosial masyarakat melalui pendekatan kesejahteraan dan pemberdayaan,” ujar Darmawati.
Ia menambahkan, Dinsos P3A dan PMD Sulbar memiliki program-program strategis yang dapat disinergikan dengan upaya pencegahan radikalisme, terutama di tingkat keluarga dan desa.
“Peran perempuan, keluarga, dan masyarakat desa sangat penting sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan sosial yang aman dan kondusif. Ke depan, kami siap berkolaborasi sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing,” tambahnya.
Kunjungan silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya kerja sama yang lebih konkret antara Densus 88 dan Dinsos P3A dan PMD Sulbar dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan masyarakat di Provinsi Sulawesi Barat.






