GlobalSulbar.com, Mamuju – Didampingi seluruh kepala OPD Pemprov Sulbar, Wakil Gubernur Sulbar, Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga (JSM) menggelar pertemuan resmi dengan Tim Badan Gizi Nasional (BGN), di Ruang Studio Kantor Gubernur, Rabu 11 Juni 2025.
Pertemuan tersebut membahas terkait skema pelaksanaan MBG, terutama penempatan Sasaran Penerima Program Gizi (SPPG).
Pemprov Sulbar berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program MBG telah ditetapkan sebagai prioritas utama dalam dokumen RPJMD Sulbar 2025–2030, dan menjadi bagian dari visi-misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim Mengga.
Program ini diposisikan bukan hanya sebagai solusi terhadap masalah gizi, tetapi juga sebagai strategi pendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.
Melalui pertemuan itu juga, ditekankan bahwa sasaran penerima manfaat MBG di Sulbar mencakup siswa sekolah umum (negeri dan swasta), santri madrasah/pesantren, serta kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Staf Khusus Presiden, Brigjen Ferdi menyampaikan pesan strategis dari Presiden Prabowo Subianto bahwa Program MBG harus dilihat sebagai komitmen nasional untuk menjangkau lebih dari 97,5 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
“Program ini bukan hanya soal gizi, tetapi juga tentang keadilan sosial dan pembangunan ekonomi dari bawah. Di Sulbar, kami harap program ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi 1% per tahun, hingga mencapai 7% pada 2029,” ujarnya.
Sementara itu, Tenaga Ahli Gubernur Bidang Kerja Sama Antar Lembaga, Hajrul Malik, menyampaikan, dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis kearifan lokal, Sulbar sangat potensial menjadi model nasional pelaksanaan program MBG.






