GlobalSulbar.com, Mamuju – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulbar bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beserta PUPR Kabupaten se Sulbar menggelar rapat koordinasi (Rakor), di Hotel Maleo, Kamis 18 April 2024.
Rakor tersebut membahas terkait masalah infrastruktur di Provinsi Sulawesi Barat.
Kepala Dinas PUPR Sulbar, Rachmad mengatakan, dibutuhkan kerja keras dan cepat seiring tantangan yang dihadapi Sulbar saat ini, khususnya di sektor infrastruktur.
Sehingga, Pemda dan pemerintah pusat harus terus bersinergi dan berkolaborasi.
“Kita melakukan rakor ini dengan harapan kedepan kita bisa lebih sinergi, kolaboratif,dan kerja terintegrasi agar penanganan infrastruktur berjalan efektif demi kemajuan daerah,” katanya
Sementara itu, PJ Gubernur Sulbar, Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengungkapkan, untuk bisa menyelesaikan masalah infrastruktur di Sulbar maka seluruh unsur ke PU an dari kabupaten, provinsi dan pusat terus berkoordinasi.
Menurutnya, hal yang perlu dilakukan adalah menggunakan instrumen RKPD dan APBD. PU harus memunculkan masalah-masalah yang ditangani masyarakat saat pembahasan kedua instrumen tersebut.
“Hulunya dulu, bunyikan di dokumen RKPD dan APBD. Nanti tim evaluator (enam kabupaten) buka semua masalah, “ ucap Prof. Zudan.
Selain itu, lanjut Prof. Zudan menyebarluaskan informasi terkait penanganan yang sudah dikerjakan, hal ini untuk memberi kepastian kepada masyarakat sehingga dapat mengangkat branding Sulbar.
“Masyarakat ingin melihat seberapa kuat upaya itu, lakukan langkah-langkah yang membuat masyarakat bahagia,” tutupnya
(Kalam)
***






