GlobalSulbar.com, Mamuju – Untuk mengembangkan investasi di Sulbar, saat ini, PJ Gubernur Sulbar telah mengajukan usulan tambahan kuota Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sulbar.
Hal itu diungkapkan PJ Gubernur Sulbar, Prof. Zudan Arif Fakrullo saat menghadiri Malam Ramah Tamah, di Grand Maleo Hotel Mamuju, Jumat, (22/9).
Menurutnya, Masih banyak catatan yang harus dibenahi dari 19 tahun Sulbar, Sehingga ia mengajak masyarakat agar mendukung pengembangan investasi di Daerah.
Ia menjelaskan, untuk mendorong masifnya industri menengah dan besar di Sulbar perlu pasokan sumber daya kelistrikan yang mencukupi.
Bercermin ke Kabupaten Bekasi, memiliki 7.600 perusahaan karena listrik mencukupi.
“Makanya kita bangun power plan terlebih dahulu agar nanti industri yang kita butuhkan bisa mendapatkan pasokan yang cukup. Industri belum bisa sebanyak ini tapi listrik harus kita siapkan” ungkap Prof. Zudan
Dirinya juga menyebutkan, industri di Sulbar untuk kelas menengah masih nol dan industri besar hanya 15, inilah harus ditingkatkan agar industri kita berkembang.
Mengenai industri yang perlu didorong, lanjut Prof Zudan, sektor yang memberi kontribusi besar pada ekonomi Sulbar adalah industri pengolahan. Sementara tambang, kimia platik, otomoatif, listrik, elektronik masih sangat kecil.
“Jadi saya mengajak, mari terus bersama sama memajukan Sulbar dengan jaringan yang kita miliki, kita tunjukkan cinta kasih kita kepada Sulbar” tutupnya
(Kalam)






