Presidium DMP MLKI Sulbar Sebut Jumlah Penghayat Kepercayaan Mapourondo di Sulbar Capai 5353

GlobalSulbar.com, Mamuju – Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh menerima kunjungan Majelis Luhur Kepercayaan Terhadap Tuhan yang Maha Esa Indonesia (MLKI) Sulawesi Barat, Mapourondo, di Kantor Sementara Gubernur Sulbar ,Senin (21/8).

Pertemuan yang dilakukan Penghayat Mapourondo dengan Pj Gubernur Sulbar tersebut untuk mendorong agar berbagai fasilitas layanan didapatkan dengan baik.

Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh, mengatakan, kehadiran Penghayat Mapourondo telah mendapat legalitas dari pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat,

Sehingga berbagai pelayanan yang dilakukan pemerintah juga harus didapatkan oleh penghayat yang ada.

“Saya mendorong penghayat yang ada di Mamasa bisa terus bersama pemerintah mendorong kemajuan pembangunan di Sulbar” kata Zudan

Menurutnya, kehadiran Mapourondo juga didorong untuk dapat berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Kita dorong terus bersama-sama seluruh penganut penghayat maju bersama, sejahtera, pendidikannya tinggi dan pelayanan publik harus mendapatkan sebagaimana yang lain” ujarnya

Zudan menambahkan, perbaikan layanan pendidikan bagi penganut Mapourondo didapatkan di berbagai jenjang pendidikan termasuk di bangku kuliah.

“Kita berkomitmen memastikan seluruh masyarakat seperti penganut kepercayaan mendapatkan pelayanan pendidikan kita akan penuhi” tambahnya

Dirinya juga berharap, pemerintah Provinsi bersama seluruh pengurus dapat bekerja maksimal memastikan agar seluruh anak penghayat dapat  terus sekolah dan tidak menikah muda dengan begitu dapat menjadi upaya melakukan pencegahan stunting.

Ditempat yang sama, Presidium DMP MLKI Sulbar, Cakdimuliadi, mengungkapkan, pertemuan yang dilakukan dalam rangka memperkenalkan kehadiran penghayat kepercayaan mapourondo di Sulbar.

Ia menyebutkan, sejak 2015 disahkan,  sampai saat ini di Sulbar terdapat 5353 orang yang sudah mengubah KTP menjadi penghayat kepercayaan Mapourondo.

“Dari pertemuan ini kita berharap ada pelayanan khususnya terkait pelayanan hak asasi manusia penganut penghayat kepercayaan di Sulbar” tutup Cakdimuliadi

(Kalam)

Pos terkait