GlobalSulbar.com, Mamasa – Sejumlah Aparat Desa di Kabupaten Mamasa mengeluh, pasalnya Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD Kabupaten Mamasa, yang didalamnya terdapat penghasilan tetap (Siltap) Aparat Desa hingga saat ini tak kunjung dicairkan.
“Sudah 8 bulan ADD belum cair, Aparat Desa sering mengeluh, karena uang itu adalah hak rakyat,” kata Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Timoro, Agus DN, saat ditemui dikediaman pribadinya, Desa Timoro, Kecamatan Tabulahan, Mamasa, Sabtu, (17/6).
Ia menuturkan, sebagai ketua BPD dirinya sering didesak oleh Aparat Desa lantaran ADD belum cair.
“saya selaku ketua BPD selalu didesak aparat Desa mulai dari Kepala Dusun sampai Kaur karena ADD belum cair” tuturnya
Agustinus mengakui sama sekali tidak mengetahui penyebab tidak dicairkannya ADD di Kabupaten Mamasa.
“Teman-teman sering menanyakan kenapa seperti ini, tapi saya bilang, saya juga tidak tau karena ini murni kewenangan Bupati, jadi bagaimana caranya, sehingga Bupati tidak cairkan ini dana ” akunya
Ia menambahkan, seharusnya Bupati Mamasa melakukan musyarawah dengan seluruh pihak Pemerintah Desa se Kabupaten Mamasa terkait persoalan ini, agar bisa diketahui apa yang menjadi penyebab tidak dicairkannya ADD tersebut.
“Kalau memang anggaran di daerah tidak ada, supaya dimusyawarakan dengan seluruh Pemerintah Desa, supaya kita tau apa penyebabnya, tapi sampai saat ini belum ada penjelasan, sehingga kita ngotot terus tuntut itu dana” tambahnya
Dirinya juga berharap, Pemerintah Kabupaten Mamasa segera mencairkan ADD, agar gaji Aparat Desa bisa segera disalurkan” harap Agustinus
(Kalam)






