Bendungan di Desa Limbong Ancam Permukiman Penduduk

GlobalSulbar.com, Mamuju – Tanah longsor yang menutupi sungai di Desa Limbong, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, secara alami membentuk bendungan sepanjang 1 kilo meter.

kehadiran bendungan itu membuat warga sekitar panik karena dianggap  mengancam permukiman penduduk.

Jarak bendungan tersebut diperkirakan sekitar 10 kilo meter dari permukiman warga petangunan Desa Limbong.

Menurut, Kepala Desa Limbong, Amos, mengatakan, kondisi tersebut membahayakan warga karena secara mendadak bisa hancur dan menghantam perkampungan, dan kampung yang sangat terancam yaitu, Petangunan, Rattemenanga, dan Saseppe” ujar Amos saat dihubungi via WhatsAAp, Kamis, (12/1)

Ia berharap, pihak Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) segera turun tangan untuk mengecek langsung kondisi bendungan tersebut, agar warga bisa segera mengungsi jika statusnya dinyatakan darurat, dan begitu juga sebaliknya warga bisa bertahan jika statusnya dinyatakan aman.

“Kami sangat berharap pihak BNPB bisa segera mengecek bendungan itu, agar kami bisa segera mengungsi klo memang dianggap tidak aman, tapi klo dinyatakan aman kami akan memilih bertahan” tutur Amos penuh harap

(Kalam)

Pos terkait