GlobalSulbar.com, Mamuju – Pasca gempa berkekuatan 5,8 Magnitudo yang mengguncang Mamuju, Rabu, (8/6) sebagian masyarakat mamuju masih memilih bertahan di lokasi pengungsian.
Dari pantauan di salah satu kamp pengungsi di kawasan Stadion Manakarra Mamuju terlihat, tenda-tenda pengungsi masih dipenuhi warga yang tetap bertahan karena khawatir masih terjadi gempa susulan.
“Saya bersama keluarga masih akan tetap bertahan di sini (Stadion Manakarra Mamuju) karena kami masih kuatir jangan sampai terjadi gempa susulan”. Ungkap Muhlis salah seorang pengunsi, saat ditemui ditempat pengungsian, Stadion Manakarra Mamuju, Kamis, (9/6).
Menurut Muhlis, Ia bersama keluarganya akan kembali kerumah, setelah ada pemberitahuan resmi dari pemerintah bahwa situasi betul-betul sudah aman.
“Kami akan pulang kerumah kalau sudah ada informasi resmi dari pemerintah bahwa kondisi sudah aman”. Tutur Muhlis
Di tempat yang sama, Ria Soraya, selaku Kepala Bidang Kedaruratan, BPBD Kabupaten Mamuju, mengatakan, jumlah pengungsi yang mengungsi di Stadion Manakarra saat ini yaitu, 271 (dua ratus tujuh puluh satu) Kepala Keluarga (KK), dan 1.185 (seribu seratus delapan puluh lima) jiwa.
“Sampai hari ini jumlah pengungsi di Stadion Manakarra sebanyak 271 KK, dan 1.185 jiwa, itupun kami masih tetap mengupdate perkembangan jumlah pengungsi”. Kata Ria
Menurutnya, “Pemerintah telah menyiadakan tenda darurat dan komsumsi bagi pengungsi yang tersebar di 4 (empat) titik yaitu, Stadio Manakarra, Bukit Dayang, Kantor Bupati, dan TVRI”. Ungkap Ria
Ria menambahkan, “pengungsi akan tetap berada di Lokasi pengungsian minimal 3 (tiga) hari, dan maksimal 7 (tujuh) hari, tergantung kondisi kedepan”. Tambahnya (kalam)






